IKLAN



Tampilkan postingan dengan label Dunia Ilmu Pengetahuan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Ilmu Pengetahuan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 Januari 2012

Miniatur Rumah Dari Kardus Bekas

Alat nya seperti biasa
-Gunting
-Cutter
-Penggaris
-Pulpen
-Pinsil
-Penghapus
-Lem Kayu

Bahannya juga hampir sama
-Kardus bekas yang masih bagus (gak basah, sobek, terlipat dll)
-Plastik transparant. jumlahnya tergantung dari jumlah jendela yang mau dibikin.

Proses Persiapan Design Rumah (Skema)
Kita bisa membuat skema dari rumah kita sendiri atau bisa dengan mudah kita dapatkan dengan cara browsing gambar di internet. yang penting kita pilih gambar yang agak lengkap dengan mencantumkan ukuran yang sebenarnya. contohnya skema seperti di bawah ini.

nah gambar di atas akan memudahkan kita untuk membuat kreasi rumah kita jadi lebih mudah. ukuran panjang dan lebar ruangan menjadi patokan kita untuk menentukan besar kardus yang akan kita gunakan sebagai bagian alas.
jangan lupa, kita mungkin harus menyesuaikan skema dari yang aslinya juga, sesuai dengan kebutuhan. contoh saya buat kreasi rumah saya dengan menggunakan skema 3:100 untuk ukuran skema asli (6 : 100). itu artinya saya hanya membutuhkan panjang 3cm untuk pengganti ukuran asli 100cm dari yang seharusnya 6cm untuk perbandingan 100cm. Hal ini ditujukan untuk menghemat bahan yang akan kita gunakan. sekali lagi, tergantung berapa ukuran yang kita butuhkan untuk menggantikan ukuran aslinya tersebut.
Untuk Pembuatan Dinding
gunakan pisau cutter dengan mata pisau yang benar-benar tajam. kita mulai dengan menyiapkan kardus (untuk skema 3:100) lalu memotong bahan kardus menjadi bagian-bagian dinding secara terpisah yang terdiri dari tinggi dan lebar dari dinding saja.
Perekatan
Untuk bagian ini gunakan lem kayu dan jangan lupa ketelitan dan kerapihan, karena tingkat keseimbangan bagian-bagian ruangan akan ditentukan pada bagian ini. Bisa dilihat pada gambar


Jendela dan Pintu
bagian ini juga lumayan sulit untuk tingkatan pemula. tapi kalau terus di coba pasti bisa. Potong plastik transparan -yang biasa kita gunakan untuk presentasi- sesuai dengan ukuran jendela. lalu rekatkan pada bagian jendela dengan hati-hati. hal ini untuk menimbulkan efek kaca jendela yang sesungguhnya. untuk bagian pintu, potong kardus dengan ukuran pintu. lalu oleskan lem kayu hanya pada bagian salah satu sisinya saja, agar pintu dapat ditutup dan dibuka.


Bagian Atap
Bagian ini sebenarnya bagian yang paling mudah. soalnya hampir sama dengan proses dekorasi pada buku unik untuk menbuat efek genting.


Nah proses tersebuti baru 60% saja menuju siap dipasarkan…
berikut gambarnya:


Dekorasi
Bagian ini bisa kita masukan sebelum semua bagian atap kita rakatkan secara permanen. dekorasi dalam ruangan bisa berbentuk tangga, bak mandi, kursi, tempat tidur dan lainnya.

Anda juga bisa menjadikan atap tidak permanen dengan membuat struktur bagian atap terpisah dengan dinding rumah. seperti pada gambar dibawah:

Finishing
Nah jika semua sudah dirasa siap, yang tertinggal cuma proses pengecatan dan dekorasi tambahan. pengecatan bisa kita gunakan cat kayu dan untuk proses dekorasi tambahan seperti rumput, kita bisa gunakan potongan karpet bekas berwarna hijau atau untuk pohon, boneka, semak-semak dan binatang, kita bisa membeli di toko dekorasi atau toko bahan kue dengan harga yang sangat murah.
duuaaaannnnn wualah…

selamat Berkreasi!!!
didapat dari berbagai sumber.

Senin, 31 Oktober 2011

DOWNLOAD TRANSTOOL 10 (INDONESIA-ENGLISH/ENGLISH-INDONESIA)

Transtool merupakan software penterjemah bahasa Indonesia – Inggris dan kebalikannya (Inggris – Indonesia) secara instant, merupakan versi terbaru dari versi sebelumnya dan terbaik hasil terjemahannya. TransTool mempunyai kecerdikan untuk menerjemahkan kalimat ke kalimat, alinea ke alinea, dan bab ke bab dengan kecepatan tinggi tanpa memerlukan koneksi Online.

Transtool mampu menerjemahkan satu halaman dengan kecepatan per detik (tergantung processor dan memori komputer). Anda seorang penerjemah? Draft terjemahan bisa selesai dalam hitungan detik, siap untuk diedit menggunakan Microsoft Word atau sejenisnya (lumayan buat tambahan uang saku). Anda sedang mengakses internet, mengalami kesulitan bahasa? Tinggal copy dan paste kemudian minta TransTool menerjemahkan untuk anda. Atau save artikel anda dalam format teks files dan TransTool akan terjemahkan semuanya untuk anda. Anda juga bisa memanfaatkan TransTool sebagai kamus. TransTool mempunyai lebih dari 200.000 kata dan idiom; terdapat fasilitas menambah jumlah perbendaharaan tersebut.

System yang mendukung
  • Processor Pentium II, RAM min 32 MB, Harddisc 250MB, CD/DVD Drive
  • Windows 9x, ME, XP, NT 2000

Password Rar : ozy-web.blogspot.com
4Shared : Download Transtool 10


Sumber: http://ozy-web.blogspot.com/2011/08/download-transtool-10-indonesia-english.html

Selasa, 25 Oktober 2011

STARBUCKS COFFEE

Starbucks Corporation (NASDAQ: SBUX) adalah sebuah jaringan kedai kopi dari Amerika Serikat yang bermarkas di Seattle, Washington. Starbucks adalah perusahaan kedai kopi terbesar di dunia,[1] dengan 15.012 kedai di 44 negara.[2] Starbucks menjual kopi, minuman panas berbasis espresso, minuman dingin dan panas lainnya, makanan ringan, serta cangkir dan biji kopi. Melalui divisi Starbucks Entertainment dengan merek Hear Music, perusahaan ini juga memasarkan buku, musik, dan film.
Sejak pertama kali dibuka di Seattle, Starbucks tumbuh dengan sangat cepat. Pada tahun 1990-an, Starbucks banyak membuka kedai baru. Pertumbuhan ini terus berlanjut sampai tahun 2000-an. Pada akhir Maret 2008, Starbucks telah memiliki 16.226 kedai, 11.434 di antara berada di Amerika Serikat. Namun pada 1 Juli 2008, Starbucks mengumumkan bahwa mereka akan menutup 600 kedai dan memotong rencana pertumbuhannya di Amerika Serikat, dikarenakan melemahnya kondisi ekonomi.[3][4] Pada 29 Juli 2008, Starbucks juga memberhentikan 1.000 pegawainya. Penutupan dan pemberhentian kerja ini merupakan akhir dari pertumbuhan pesat Starbucks yang dimulai pada tahun 1990-an.

Sejarah

Starbucks Coffee pertama kali dibuka pada 1971 di Seattle oleh Jerry Baldwin, Zev Siegel, dan Gordon Bowker. Howard Schultz bergabung dengan perusahaan ini pada 1982 dan terinspirasikan oleh bar espresso di Italia, membuka jaringan Il Giornale pada 1985. Beberapa saat setelah pemilik aslinya membeli Peet's Coffee and Tea, Starbucks dijual pada Howard yang kemudian mengganti nama Il Giornale dengan nama Starbucks pada 1987.
Starbucks pertama di luar Seattle adalah di Vancouver dan Chicago pada 1987 sedangkan cabang pertama di luar Amerika Utara terletak di Tokyo, Jepang yang dibuka pada 1996.

Penjualan internasional

Duapuluh sembilan persen kedai Starbucks kini berada di luar Amerika Serikat.[5]
Starbucks kini dapat ditemukan di Argentina, Australia, Austria, Bahama, Bahrain, Belgia, Brazil, Kanada, Chili, Cina, Cyprus, Czech Republic, Denmark, Mesir, France, Jerman, Yunani, Indonesia, Irlandia, Jepang, Jordan, Kuwait, Lebanon, Malaysia, Meksiko, Belanda, Selandia Baru, Oman, Peru, Filipina, Qatar, Romania, Rusia, Arab Saudi, Singapore, South Korea, Spain, Switzerland, Taiwan, Thailand, Turkey, United Arab Emirates, dan Britania Raya. Dan kedai baru akan dibuka di Aljazair,[6] Bulgaria, Kolombia, Hungaria,[7] Poland,[7] and Portugal.[6]
Di Indonesia, hak waralaba Starbucks dimiliki oleh Mitra Adi Perkasa.

Kritik dan kontroversi

Di berbagai tempat di Amerika Serikat sejumlah gerai Starbucks telah menjadi sasaran serangan sejumlah pihak yang berpendapat bahwa perusahaan ini menjadi bagian dari homogenisasi kebudayaan Amerika dan arus globalisasi yang melanda dunia. Bentuk serangan berbeda-beda, dari corat-coret di dinding, penuangan lem pada kunci pintu dan jendela gerai untuk mempersulit orang masuk atau mengotori jendelanya, hingga pemasangan surat pemberitahuan dengan kop surat palsu Starbucks yang isinya mengumumkan dengan penuh penyesalan tentang ditutupnya "ribuan gerai di seluruh dunia."

Sumber : Wikipedia Indonesia


 


 

Kamis, 15 September 2011

Sejarah Mengapa 1 Menit = 60 Detik

Bilangan 60 digunakan untuk menyatakan waktu, sejam 60 menit, semenit 60 detik. Bilangan 60 ini digunakan pertama kali oleh bangsa Sumeria, jadi mereka berhitung dengan basis 60 atau disebut juga Sexagesimal.
Alasan kenapa digunakan bilangan 60 adalah bilangan ini bilangan terkecil yang bisa dibagi oleh enam angka pertama yaitu: 1,2,3,4,5,6.

Jadi dengan mudah kita bisa terbayang: 1/2 jam = 30 mnt, 1/3 jam = 20 menit, 1/4 jam = 15 menit, dst. Bayangkan kalau satu jam = 100 menit, berarti 1/3 jam = 33,333 mnt??? Kalo kata orang, itu ngga bunyi …

Kalo kata matematisnya, 60 itu highly composite number, atau bilangan yang angka pembaginya/faktornya banyak, yaitu 1,2,3,4,5,6,10,12,15,20,30,60.

Detik
Detik atau sekon adalah satuan waktu dalam SI (Sistem Internasional, lihat unit SI) yang didefinisikan sebagai durasi selama 9.192.631.770 kali periode radiasi yang berkaitan dengan transisi dari dua tingkat hyperfine dalam keadaan ground state dari atom cesium-133 pada suhu nol kelvin.

Dalam penggunaan yang paling umum, satu detik adalah 1/60 dari satu menit, dan 1/3600 dari satu jam.

Sejarahnya
Pada awalnya, istilah second dalam bahasa Inggris dikenal sebagai "second minute" (menit kedua), yang berarti bagian kecil dari satu jam. Bagian yang pertama dikenal sebagai "prime minute" (menit perdana) yang sama dengan menit seperti yang dikenal sekarang.

Besarnya pembagian ini terpaku pada 1/60, yaitu, ada 60 menit di dalam satu jam dan ada 60 detik di dalam satu menit.

Ini mungkin disebabkan oleh pengaruh orang-orang Babylonia, yang menggunakan hitungan sistem berdasarkan sexagesimal (basis 60).

Istilah jam sendiri sudah ditemukan oleh orang-orang Mesir dalam putaran bumi sebagai 1/24 dari mean hari matahari. Ini membuat detik sebagai 1/86.400 dari mean hari matahari.

Di tahun 1956, International Committee for Weights and Measures (CIPM), dibawah mandat yang diberikan oleh General Conference on Weights and Measures (CGPM) ke sepuluh di tahun 1954, menjabarkan detik dalam periode putaran bumi disekeliling matahari di saat epoch, karena pada saat itu telah disadari bahwa putaran bumi di sumbunya tidak cukup seragam untuk digunakan sebagai standar waktu.

Gerakan bumi itu digambarkan di Newcomb's Tables of the Sun (Daftar matahari Newcomb), yang mana memberikan rumusan untuk gerakan matahari pada epoch di tahun 1900 berdasarkan observasi astronomi dibuat selama abad ke-18 dan 19.

Dengan demikian detik didefinisikan sebagai 1/31.556.925,9747 bagian dari tahun matahari di tanggal 0 Januari 1900 jam 12 waktu ephemeris.

Definisi ini diratifikasi oleh General Conference on Weights and Measures ke sebelas di tahun 1960. Referensi ke tahun 1900 bukan berarti ini adalah epoch dari mean hari matahari yang berisikan 86.400 detik. Melainkan ini adalah epoch dari tahun tropis yang berisi 31.556.925,9747 detik dari Waktu Ephemeris.

Waktu Ephemeris (Ephemeris Time - ET) telah didefinisikan sebagai ukuran waktu yang memberikan posisi obyek angkasa yang terlihat sesuai dengan teori gerakan dinamis Newton.

Dengan dibuatnya jam atom, maka ditentukanlah penggunaan jam atom sebagai dasar pendefinisian dari detik, bukan lagi dengan putaran bumi.

Dari hasil kerja beberapa tahun, dua astronomer di United States Naval Observatory (USNO) dan dua astronomer di National Physical Laboratory (Teddington, England) menentukan hubungan dari hyperfine transition frequency atom caesium dan detik ephemeris.

Dengan menggunakan metode pengukuran common-view berdasarkan sinyal yang diterima dari stasiun radio WWV, mereka menentukan bahwa gerakan orbital bulan disekeliling bumi, yang dari mana gerakan jelas matahari bisa diterka, di dalam satuan waktu jam atom.

Sebagai hasilnya, di tahun 1967, General Conference on Weights and Measures mendefinisikan detik dari waktu atom dalam International System of Units (SI) sebagai

Durasi sepanjang 9.192.631.770 periode dari radiasi sehubungan dengan transisi antara dua hyperfine level dari ground state dari atom caesium-133.

Ground state didefinisikan di ketidak-adaan (nol) medan magnet. Detik yang didefinisikan tersebut adalah sama dengan detik ephemeris. Definisi detik yang selanjutnya adalah disempurnakan di pertemuan BIPM untuk menyertakan kalimat

Definisi ini mengacu pada atom caesium yang diam pada temperatur 0 K. Dalam prakteknya, ini berarti bahwa realisasi detik dengan ketepatan tinggi harus mengkompensasi efek dari radiasi sekelilingnya untuk mencoba mengextrapolasikan ke harga detik seperti yang disebutkan di atas.

Setiap orang wajib tahu waktu, oleh karena itu mari kita pelajari konversi atau perubahan waktu berikut ini :

1 Detik = Sama Dengan Seper 60 Menit (1/60 Detik)
1 Menit = Sama Dengan 60 Detik
1 Jam = Sama Dengan 60 Menit
1 Jam = Sama Dengan 3.600 Detik
1 Hari = Sama Dengan 24 Jam
1 Hari = Sama Dengan 1.440 Menit
1 Hari = Sama Dengan 86.400 Detik
1 Minggu = Sama Dengan 7 Hari
1 Bulan = Sama Dengan 28 Sampai 31 Hari
1 Bulan = Sama Dengan 4 Minggu
1 Caturwulan Atau Cawu = Sama Dengan 4 Bulan
1 Semester = Sama Dengan 6 Bulan
1 Tahun = 365 Sama Dengan Hingga 366 Hari
1 Tahun = Sama Dengan 12 Bulan
1 Dasawarsa = Sama Dengan 10 Tahun
1 Abad = Sama Dengan 100 Tahun

Nama "INDONESIA" Dari Berbagai Belahan Dunia

* bahasa Afrikaans: Indonesië
* bahasa Jerman Aleman: Indonesien
* bahasa Aragon: Indonesia
* bahasa Arab: إندونيسيا
* bahasa Assam: ইন্দোনেশিয়া
* bahasa Asturia: Indonesia
* bahasa Azerbaijan: İndoneziya
* bahasa Bashkir: Индонезия
* bahasa Belarusia: Інданезія
* bahasa Bulgaria: Индонезия
* bahasa Bengali: ইন্দোনেশিয়া
* bahasa Tibet: ཨིན་རྡུ་ནི་ཤིས་ཡ
* bahasa Breton: Indonezia
* bahasa Bosnia: Indonezija
* bahasa Katalan: Indonèsia
* bahasa Tatar Krimea: İndoneziya
* bahasa Ceko: Indonésie
* bahasa Kashubia: Jindonezjô
* bahasa Chuvash: Индонези
* bahasa Welsh: Indonesia
* bahasa Denmark: Indonesien
* bahasa Jerman: Indonesien
* bahasa Dhivehi: އިންޑޮނޭޝިޔާ
* bahasa Yunani: Ινδονησία
* bahasa Inggris: Indonesia
* bahasa Esperanto: Indonezio
* bahasa Spanyol: Indonesia
* bahasa Estonia: Indoneesia
* bahasa Basque: Indonesia
* bahasa Farsi: اندونزی
* bahasa Finlandia: Indonesia
* bahasa Perancis: Indonésie
* bahasa Franco-Provençal: Endonèsie
* bahasa Frisia: Yndoneezje
* bahasa Irlandia: An Indinéis
* bahasa Gaelik Skotlandia: An Innd-Innse
* bahasa Galisia: Indonesia
* bahasa Manx: Yn Indoneesh
* bahasa Hakka: Yin-thu-nì-sî-â
* bahasa Hawaii: 'Inidonesia
* bahasa Ibrani: אינדונזיה
* bahasa Hindi: इंडोनेशिया
* bahasa Hindustani Fiji: Indonesia
* bahasa Kroasia: Indonezija
* bahasa Sorbia Hulu: Indoneska
* bahasa Kreol Haiti: Endonezi
* bahasa Hungaria: Indonézia
* bahasa Armenia: Ինդոնեզիա
* bahasa Islandia: Indónesía
* bahasa Italia: Indonesia
* bahasa Jepang: インドネシア
* bahasa Jawa: Indonésia
* bahasa Georgia: ინდონეზია
* bahasa Kazak: Үндінези
* bahasa Kannada: ಇಂಡೋನೇಷ್ಯಾ
* bahasa Korea: 인도네시아
* bahasa Kurdi: Îndonêziya
* bahasa Komi: Индонезия
* bahasa Kernewek: Indonesi
* bahasa Kirgiz: Индонезия
* bahasa Latin: Indonesia
* bahasa Luksemburg: Indonesien
* bahasa Limburgish: Indonesië
* bahasa Lombard Barat: Indunesia
* bahasa Lituania: Indonezija
* bahasa Latvia: Indonēzija
* bahasa Banyumasan: Indonesia
* bahasa Malagasi: Indonezia
* bahasa Māori: Initonīhia
* bahasa Makedonia: Индонезија
* bahasa Malayalam: ഇന്തോനേഷ്യ
* bahasa Mongolia: Индонез
* bahasa Marathi: इंडोनेशिया
* bahasa Mazandaran: اندونزی
* bahasa Nauru: Indonesia
* bahasa Nahuatl: Indonesia
* bahasa Neapolitan: Indonesia
* bahasa Jerman Bawah: Indonesien
* bahasa Saxon Bawah Belanda: Indonezie
* bahasa Belanda: Indonesië
* Nynorsk: Indonesia
* bahasa Norwegia: Indonesia
* bahasa Occitan: Indonesia
* bahasa Ossetia: Индонези
* bahasa Polandia: Indonezja
* bahasa Pashtun: اندونېزيا
* bahasa Portugis: Indonésia
* bahasa Quechua: Indunisya
* bahasa Rumania: Indonezia
* bahasa Rusia: Индонезия
* bahasa Sanskerta: इन्दोनेशिया
* bahasa Sakha: Индонезия
* bahasa Sisilia: Indunesia
* bahasa Sami Utara: Indonesia
* bahasa Serbo-Kroasia: Indonezija
* bahasa Slowakia: Indonézia
* bahasa Slovenia: Indonezija
* bahasa Albania: Indonezia
* bahasa Serbia: Индонезија
* bahasa Sunda: Républik Indonésia
* bahasa Swedia: Indonesien
* bahasa Swahili: Indonesia
* bahasa Silesia: Indůnezyjo
* bahasa Tamil: இந்தோனேசியா
* bahasa Telugu: ఇండోనేషియా
* bahasa Tetum: Indonézia
* bahasa Tajik: Индонезия
* bahasa Thai: ประเทศอินโดนีเซีย
* bahasa Turkmenistan: Indoneziýa
* bahasa Tagalog: Indonesya
* bahasa Turki: Endonezya
* bahasa Udmurt: Индонезия
* bahasa Uighur: ھىندونېزىيە
* bahasa Ukraina: Індонезія
* bahasa Urdu: انڈونیشیا
* bahasa Venesia: Indonexia
* bahasa Vietnam: Indonesia
* bahasa Wolof: Endoneesi
* bahasa Yiddish: אינדאנעזיע
* bahasa Yoruba: Indonesia
* Hanzi: 印度尼西亚

Mantan Presiden Indonesia Yang Tidak dicatat Dalam Sejarah

syarifudin prawiranegara

Dalam sejarahnya, Negara Indonesia pernah mengalami pergantian sistem pemerintahan. Dari kesatuan berubah menjadi serikat dan berubah kembali menjadi kesatuan hingga kini.Demikian juga dengan pemimpinnya atau presidennya. Selama 63 tahun berdiri sebagai Negara, telah terjadi berkali-kali pergantian pemimpin di Indonesia. Mulai dari ir. Soekarno hingga Susilo Bambang Yudhoyono sekarang.

Sebagai penjabat presiden,umumnya orang Indonesia hanya mengenal Soekarno, Soeharto, BJ Habibie, Abdurahman Wahid, Megawati Soekarno Putrie dan Susilo Bambang Yudhoyono. Padahal masih ada dua lagi presiden Indonesia dan jarang sekali disebut. Yakni Syafrudin Prawiranegara dan Mr. Asaat.
Dua orang ini pernah menjabat sementara ketika eranya Soekarno. Syafrudin Prawiranegara menjabat Presiden/ketua PDRI (Pemerintahan DaruratRepublik Indonesia) ketikaSoekarno dan M. Hatta ditawan Belanda dan ketika ibukota Yogyakarta jatuh ke tangan Belanda. Agar pemerintahan tetap eksis dan berjalan, akhirnya dibentuklah PDRI dengan Syafrudin Prawiranegara sebagai penjabat presiden.Syafrudin menjabat Presiden Indonesia Darurat sejak 19 Desember 1948




Mr. Syafruddin Prawiranegara, atau juga ditulis Sjafruddin Prawiranegara (lahir di Serang, Banten, 28 Februari 1911 – meninggal di Jakarta, 15 Februari 1989 pada umur 77 tahun) adalah pejuang pada masa kemerdekaan Republik Indonesia yang juga pernah menjabat sebagai Presiden/Ketua PDRI (Pemerintah Darurat Republik Indonesia) ketika pemerintahan Republik Indonesia di Yogyakarta jatuh ke tangan Belanda saat Agresi Militer Belanda II pada tanggal 19 Desember 1948.




Mr.assaat
Siapa Mr. Assaat ?


Lahir di sebuah kampung bernama Kubang Putih Banuhampu, pada tanggal 18 September 1904. Memasuki sekolah agama "Adabiah" dan MULO Padang, selanjutnya ke STOVIA Jakarta. Karena jiwanya tidak terpanggil menjadi seorang dokter, ditinggalkannya STOVIA dan melanjutkan ke AMS (SMU sekarang). Dari AMS Assaat melajutkan studinya ke Rechts Hoge School (Sekolah Hakim Tinggi) juga di Jakarta.
Ketika menjadi studen RHS inilah, beliau memulai berkecimpung dalam gerakan kebangsaan, ialah gerakan pemuda dan politik. Masa saat itu Assaat giat dalam organisasi pemuda "Jong Sumatranen Bond". Karir politiknya makin menanjak lalu berhasil menduduki kursi anggota Pengurus Besar dari "Perhimpunan Pemuda Indonesia". Ketika Perhimpunan Pemuda Indonesia mempersatukan diri dalam "Indonesia Muda", ia terpilih mejadi Bendahara Komisaris Besar " Indonesia Muda".
Dalam kedudukannya menjadi studen (mahasiswa), Assaat memasuki pula gerakan politik "Partai Indonesia" disingkat Partindo. Dalam partai ini, Assaat bergabung dengan pemimpin Partindo seperti : Adnan Kapau Gani, Adam Malik, Amir Syarifuddin dan lain-lainnya.
Kegiatannya di bidang politik pergerakan kebangsaan, akhirnya tercium oleh profesornya dan pihak Belanda, sehingga dia tidak diluluskan walaupun setelah beberapa kali mengikuti ujian akhir. Tersinggung atas perlakuan demikian, gelora pemudanya makin bergejolak, dia putuskan meninggalkan Indonesia pergi ke negeri Belanda. Di Nederland dia memperoleh gelar "Meester in de rechten" (Sarjana Hukum).
Sekitar tahun 1946-1949, di Jalan Malioboro Yogyakarta sering terlihat seorang berbadan kurus semampai berpakaian sederhana sesuai dengan irama revolusi.
Terkadang ia berjalan kaki, kalau tidak bersepeda menelusuri Malioboro menuju ke kantor KNIP tempatnya bertugas. Orang ini tidak lain adalah Mr. Assaat, yang selalu menunjukkan sikap sederhana berwajah cerah dibalik kulitnya kehitam-hitaman. Walaupun usianya saat itu baru 40 tahun, terlihat rambutnya mulai memutih. Kepalanya tidak pernah lepas dari peci beludru hitam.
Mungkin generasi sekarang yang berumur 30 sampai 35 tahun, kurang atau sedikit sekali mengenal perjuangan Mr. Assaat sebagai salah seorang patriot demokrat yang tidak kecil andilnya bagi menegakkan serta mempertahankan Republik Indonesia.
Assaat adalah seorang yang setia memikul tanggung jawab, baik selama revolusi berlangsung hingga pada tahap akhir penyelesaian revolusi. Pada masa-masa kritis itu, Assaat tetap memperlihatkan dedikasi yang luar biasa.
Ia tetap berdiri pada posnya di KNIP, tanpa mengenal pamrih dan patah semangat. Sejak ia terpilih menjadi ketua KNIP, jabatan ini tidak pernah terlepas dari tangannya. Sampai kepadanya diserahkan tugas sebagai Acting (Pejabat) Presiden RI di kota perjuangan di Yogyakarta.
Sebagai ilustrasi dapat dikemukakan, Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) dan Badan Pekerjanya selama revolusi sedang berkobar telah dua kali mengadakah hijrah.
Pertama di Jakarta, dengan tempat bersidang di bekas Gedung Komidi di Pasat baru dan di gedung Palang Merah Indonesia di Kramat. Karena perjuangan bertambah hangat, demi kelanjutan Revolusi Indonesia, sekitar tahun 1945 dipindahkan ke Yogyakarta.
Kemudian pada tahun itu juga KNIP dan Badan Pekerja, pindah ke Purwokerto, Jawa Tengah. Ketika situasi Purwokerto dianggap "kurang aman" untuk kedua kalinya KNIP hijrah ke Yogyakarta. Pada saat inilah Mr. Assaat sebagai anggota sekretariatnya. Tidak lama berselang dia ditunjuk menjadi ketua KNIP beserta Badan Pekerjanya


Source: http://terselubung.blogspot.com/